Digital ocean pilihan tepat memilih cloud server dengan harga terjangkau



Belum dianggap sah sebagai pemain WordPress kalau belum pernah merasakan suspend dari penyedia layanan hosting. Saya? Sudah berkali-kali, dan hal ini membuat frustasi.
Saya menjajal cukup banyak jenis server. Mulai dari shared host jenis I, II, III, dst, sampai VPS yang bermacam-macam. Hingga akhirnya saya jatuh hati pada Digital Ocean.

Kenapa harus Digital Ocean?

1. Harga Paling Murah
Di kelas VPS dengan teknologi cloud, Digital Ocean percaya diri menawarkan harga murah di setiap paketnya. Paket paling murah adalah $5 per bulan. Mengagumkan!

2. Mendapatkan Dedicated IP Address

Ya, namanya juga VPS, pasti mendapatkan fitur ini. Jadi tidak perlu pusing lagi dengan adanya tetangga buruk yang sering terjadi di shared hosting. Tidak lucu misalnya Anda berada dalam satu server dengan situs judi, porno, dan kekerasan.

3. Bisa Hutang

Sering kali dalam pembayaran berulang (recuring), sistem yang dipakai oleh penyedia layanan adalah langsung mengambil dari source payment. Maka hal ini tidak berlaku di Digital Ocean.
Digital Ocean menerapkan sistem deposit. Bahkan ketika saldo di deposit Anda habis, Digital Ocean masih berbaik hati meminjamkan servernya untuk Anda gunakan tanpa melakukan suspend, sampai jumlah hutang Anda 100% dari harga paket.
Perlu diketahui bahwa Digital Ocean mengambil saldo dari deposit kita setiap jam. Untuk paket RAM 2GB per bulan harga $20, dan tiap jam ditarik $0.030. Jadi Anda masih bisa menjalankan server sampai hutang mencapai $20.

4. Dukungan Komunitas

Semua kebutuhan informasi tentang Digital Ocean bisa Anda dapatkan di dalam komunitas, bahkan artikel-artikel mengenai How to dan beragam pertanyaan tentang itu bisa dengan mudah Anda temui di Google. Misal ketik How to Install WordPress on Digital Ocean, dan beragam masalah lainnya, tinggal ditambah keyword Digital Ocean, langsung muncul.
Ada banyak sekali orang yang menceritakan tentang pengalamannya terkait Linux dan optimasi server Digital Ocean.

Kesimpulan

Di setiap pilihan, pasti ada kelebihan dan kekurangan. Tentu saja, Digital Ocean mempunyai banyak kekurangan, selain kekurangan umum dalam VPS yang ‘tidak mudah’ dioperasikan (terutama oleh pemula).
Salah satu kendala yang masih jadi momok adalah saat melakukan resize Droplet (penambahan kapasitas server). Tidak ada cara lain selain melalui proses downtime (mematikan server). Saya sudah tulis pengalaman Cara Resize Droplet di Digital Ocean.
Jika mau fokus belajar tentang server (yang sederhana), sebenarnya cukup waktu 2 sampai 3 hari. Saya juga berangkat dari pengalaman yang nyaris nol saat pertama menyentuh Digital Ocean.
Prinsip saya dalam belajar itu satu, harus mencoba. Maksudnya ya ngga ragu keluar uang untuk ujicoba $5. Karena tidak mungkin saya bisa belajar kalau saya tidak punya server. Akhirnya setelah keluarkan $5, saya jadi semakin tahu banyak hal tentang server karena terdorong untuk terus membaca dan membaca.
Previous
Next Post »